ketika pertama kali gue mendengar lagu “Dia Sahabat – Mellanie Subono feat Anda”,, kenangan 5 tahun yang lalu akhirnya keluar kembali dalam ingatan gue.. tahun itu adalah tahun dimana gue kehilangan SAHABAT gue hanya karena “HATI”..
alasan yang jarang disadari tetapi yang PALING sering menghancurkan persahabatan.. khususnya untuk mereka yang bersahabat dengan lawan jenis.. persahabatan yang awalnya semua begitu indah tetapi pada saat HATI bermain dalam persahabatan itu dapat dipastikan semua nya akan hancur secara perlahan.. seringkali hal itu dikarenakan ada dari salah satu pihak yang sudah nyaman dengan persahabatan.. akhirnya “CINTA BERTEPUK SEBELAH TANGAN”-pun terjadi..
di saat itu kadang kala,, pihak yang menggunakan hati akan gundah dan galau.. terbelesit keinginan untuk menyampaikan “PERASAAN” itu.. tapi bila respon yang di dapat tidak sesuai dengan keinginan,, hal itu malah terkadang atau SANGAT sering mengakibatkan terjadinya kerenggangan bahkan kehancuran dari persahabataan itu.. yang paling ekstrim adalah kehilangan sahabat karena adanya ketidaknyamanan..
sebagai contoh, waktu itu gue bersahabat dengan seorang cowo, sebutlah Beno.. pada suatu saat,, Beno dikhianati oleh cewenya.. gue sebagai sahabat,, merasa empati dan simpati dengan masalah sahabat gue itu.. bermula dari rasa empati akhirnya timbulah rasa sayang itu.. gue sendiri tidak bisa membatasi cinta yang kadang muncul secara mendadak tanpa bisa dicegah.. gue mencoba menutupi perasaan itu tapi hati, otak dan tindakan berlawanan.. perlahan tapi pasti akhirnya Beno curiga.. dia minta gue jujur.. ya gue akhirnya jujur ma dia dan terutama ma perasaan gue sendiri.. awalnya dia terima dengan semua kejujuran gue.. tapi ternyata setelah dia memikirkan baik-baik akhirnya dia sadar kalau ternyata dia tidak punya rasa sayang itu.. singkat nya dia memilih meninggalkan gue dan persahabatan ini..
alasannya sangat klise,, dia tidak nyaman lagi dengan persahabatan ini.. awalnya semua terasa berat,, tapi bagaimanapun gue harus tetap menerima kenyataan itu.. itu pilihan dia.. dan gue tidak berhak untuk melarangnya.. bermula dari kejadian itu akhirnya sekarang gue selalu menegaskan dari awal.. bersahabat ya bersahabat saja.. kalau memang adanya “RASA” itu gue lebih memilih untuk tidak bersahabat terlebih dahulu.. gue hanya tidak mau kehilangan sahabat lagi.. sering sekali gue mendapat pertanyaan “ada tidak seh kemungkinan loe bakal “jadian” ma dia [sahabat gue itu]??” dari orang-orang bahkan sahabat cewe gue.. gue sendiri tidak bisa memberikan jawaban yang pasti – karena gue tidak mau membatasi kuasa Tuhan.. mungkin suatu hari apabila ternyata dia jodoh gue,, gue pun tidak mungkin nolak.. tapi untuk saat ini seh tidak.. karena gue sudah nyaman bersahabat saja..
dan berhubung cowo itu lebih sering memakai logika daripada emosi/hati mereka,, gue saranin agar lebih baik kalau ada apa2 tuh langsung ngomong aja.. jangan pernah berharap mereka bisa memahami perasaan kita kalau kita tidak ngomong.. dan menurut gue pribadi,, sangat banyak keuntungan yang bisa didapat apabila bersahabat dengan lawan jenis.. bukan saja tebengan gratis untuk pulang-pergy ke kampus,, satpam bahkan bodyguard pribadi,, teman bertukar pikiran untuk mengetahui perasaan pacar kita (karena mereka sama-sama cowo) hingga “mak comblang” klo kita lagi jomblo (biasanya dia tidak akan pernah merekomendasikan orang yang tidak sesuai dengan kita)..
so,, use your logic rather than the heart and emotion to make friends with them.. i hope your friendship with them can last forever.. amien..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar